
Keju saja banyak macamnya, apalagi manusia. Ada yang wangi ada yang kurang wangi, ada yang menusuk baunya, sangat kaya
Masing-masing ditempa dengan proses dan starter yang berbeda, dengan penggunaan yang berbeda pula, punya penggemarnya masing-masing
Begitu pula kita memahami manusia, saudara seakidah, dan perjuangan dakwah, tidak semua harus sama suara dan sama cara
Yang penting sama akidah, sama tujuan yaitu ridha Allah, sama metode yaitu metode Rasulullah, caranya beda tak mengapa
Karena yang didakwahi pun tak sama, maka pendekatan yang berbeda itu diperlukan, dakwah itu kaya dan indah
Begitu juga surga punya banyak pintu, ada pintu shalat, ada pintu puasa, ada pintu sedekah, ada pintu taat orangtua, dan sebagainya
Maka jangan sempitkan dakwah dengan cela dan makian, hasad dan buruk sangka, dakwah ini jalan mulia, bagi hamba Allah yang mulia
Saling menyayangi walau beragam, dengan cita rasa masing-masing membentuk masakan ukhuwah, itu lebih indah
0 Response to "Keju saja banyak macamnya, apalagi manusia"
Post a Comment